Wisata Lombok

Lombok merupakan alternatif destinasi wisata populer di Indonesia Tengah, cocok untuk yang ingin mencari tempat wisata seindah Bali, namun relatif lebih sepi.

Selain memiliki pemandangan indah, Lombok juga menawarkan wisata pantai, budaya, sejarah, hingga kuliner. Mau tau apa saja tempat wisata di Lombok yang paling oke? Berikut daftar ulasan tempat wisata yang paling direkomendasikan di pulau indah ini.

Pantai Kuta

Pantai Kuta di Lombok berbeda dengan Pantai Kuta di Bali, karena relatif masih bersih dan lebih sepi.

Berlokasi di Desa Kuta di Lombok Tengah, pantai indah ini kerap menjadi salah satu tujuan pertama bagi wisatawan yang baru mendarat di Bandara Internasional Lombok.

Pantai ini menawarkan pasir lembut, ombak yang cocok untuk belajar berselancar, serta pemandangan bawah laut yang indah. Kegiatan yang direkomendasikan di Pantai Kuta antara lain adalah snorkeling, berselancar (untuk pemula hingga tingkat menengah), menyewa perahu, berenang, dan melihat matahari terbenam.

Tempat wisata di Lombok ini dikelilingi fasilitas yang cukup lengkap, seperti misalnya homestay, tempat penyewaan papan selancar dan perlengkapan snorkeling, hingga warung makan.

Pengunjung sebaiknya datang antara pukul 09:00 dan 15:00 untuk menikmati suasana serta ombak yang optimal. Jika ingin melihat matahari terbenam, datanglah sekitar pukul 16:00 atau 17:00 untuk menikmati suasana sore di Pantai Kuta.

Pantai Selong Belanak

Pantai Selong Belanak berada dalam jalur yang sama dengan Pantai Kuta, sehingga cocok dijadikan tujuan wisata pantai berantai.

Tempat wisata di Lombok yang satu ini memiliki pasir putih lembut serta air biru, dan masih relatif sepi walau sudah memiliki fasilitas standar.

Pantai ini memiliki ombak yang cocok untuk berselancar, tetapi tidak terlalu besar, sehingga lebih cocok untuk pemula.

Kegiatan yang direkomendasikan di Pantai Selong Belanak antara lain adalah berselancar, berenang, berjemur, melihat matahari terbenam, dan snorkeling.

Tidak ada biaya masuk ke pantai ini, tetapi pengunjung yang membawa kendaraan harus membayar sewa parkir sebesar Rp3.000.

Pantai Selong Belanak berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Pantai Kuta. Jalan menuju pantai ini sekarang memiliki kondisi bagus. Terdapat beberapa warung makan murah di sekitar pantai, sehingga pengunjung bisa makan dengan biaya terjangkau.

Pantai Tanjung Aan

Pantai Tanjung Aan berlokasi cukup dekat dengan Pantai Kuta dan Selong Belanak, sehingga bisa dikunjungi sekaligus dalam sehari.

Tempat wisata di Lombok ini juga bersih dan menawarkan ombak lembut, tetapi karakteristik pasirnya lebih mirip butiran merica.

Terdapat beberapa tonjolan bebatuan dan formasi karang, namun secara keseluruhan, pantai ini cukup ramah pengunjung dan cocok untuk peselancar pemula.

Pantai Tanjung Aan adalah tempat wisata di Lombok yang cocok untuk dijadikan tempat snorkeling.

Penduduk setempat banyak yang menyewakan perlengkapan snorkeling, atau membuka warung makan sederhana.

Anda juga bisa membeli kelapa muda, dan duduk di bangku-bangku sederhana yang disediakan.

Pada bulan Februari dan Maret, tempat wisata di Lombok ini kerap menjadi salah satu lokasi Festival Bau Nyale, selain Pantai Kuta dan sekitarnya.

Pantai Tanjung Aan hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Pantai Kuta. Terdapat kendaraan umum yang melewati Pantai Tanjung Aan, namun jika tidak ingin menghabiskan banyak waktu, pelancong disarankan untuk menyewa motor atau mobil.

Pantai Tangsi

Pantai Tangsi adalah pantai di Lombok Timur yang memiliki keunikan berupa pasir warna merah muda, sehingga sering juga disebut Pantai Pink.

Pelancong bisa menemukan tempat wisata di Lombok ini dengan berkendara sejauh 2 kilometer dari Mataram, hingga menemukan papan penunjuk jalan bertuliskan “Pantai Pink 50m”.

Ada juga kapal sewaan dari Pelabuhan Tanjung Luar yang menuju area tempat pantai ini berada.

Pantai Tangsi paling cocok dikunjungi antara pukul 08:00 hingga 16:00, karena sinar mataharinya cukup terang untuk memantulkan warna merah muda pada pasir.

Pastikan untuk datang saat musim kemarau, agar bias warna merah muda yang muncul terlihat maksimal. Pelancong disarankan membawa bekal dan pulang sebelum senja, karena tidak ada penginapan, warung, atau fasilitas turis lain di sekitar pantai.

Gunung Rinjani

Gunung Rinjani adalah puncak tertinggi ketiga di antara Tujuh Puncak Tertinggi (Seven Summits) di Indonesia, serta merupakan taman nasional.

Gunung ini populer sebagai area pendakian sepanjang bulan Juni, Juli, dan Agustus. Ada banyak hal yang bisa dilihat di tempat wisata di Lombok yang satu ini walau Anda tidak mendaki hingga puncak.

Danau Segara Anak merupakan salah satu panorama terkenal di Rinjani.

Area sekitar danau ini datar dan cocok untuk memancing atau berkemah.

Danau Segara Anak juga dikelilingi berbagai gua yang bisa dijelajahi, seperti Gua Susu, Manik, dan Payung.

Ada juga kolam air panas alami yang letaknya sedikit di bawah area danau.

Selain bisa untuk berendam, kolam air panas ini juga kerap digunakan penduduk setempat untuk ritual.

Gunung Rinjani juga memiliki berbagai air terjun, yang mana sebagian besar berlokasi di kaki gunung. Terdapat setidaknya 20 air terjun di kaki gunung ini, lengkap dengan kolam sejuk di bawahnya.

Ada juga padang rumput berbukit yang unik di Desa Sembalun Lawang, yang juga merupakan titik awal jalur pendakian.

Dusun Sade

Dusun Sade adalah hunian Suku Sasak yang berlokasi di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, dan terkenal dengan penduduk yang masih mempertahankan berbagai aspek budaya tradisional mereka sejak sekitar enam abad silam.

Penduduk desa ini masih tinggal di rumah-rumah tradisional beratap alang-alang, lengkap dengan dinding anyaman dan bambu serta kayu sebagai penunjang.

Setiap rumah di Dusun Sade dibedakan menurut fungsinya, misalnya Bale Tani yang merupakan hunian keluarga, Bale Kodong untuk pasangan muda yang belum memiliki anak atau lansia, dan Bale Bonter yang dihuni petinggi desa.

Ada juga bangunan lumbung padi dan balai desa tempat warga setempat mengadakan perundingan. Setiap rumah dihubungkan dengan semacam jalan setapak.

Pelancong dapat melihat proses pembuatan kain ikat secara tradisional, ikut belajar menenun, dan membeli kain langsung dari penduduk desa.

Penduduk desa juga kerap mengadakan festival dan ritual tradisional.

Pelancong bebas memotret dan mengobrol dengan penduduk desa, namun tetap harus bersikap hormat dan menjaga kesopanan.

Pantai Senggigi

Senggigi adalah salah satu pantai terpopuler di Lombok. Berlokasi di Lombok Barat, tempat wisata di Lombok yang satu ini terletak tidak jauh dari Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, yaitu tiga pulau kecil paling terkenal di lepas pantai Lombok.

Pantai Senggigi memiliki pasir lembut serta air biru kehijauan yang cukup jernih.

Pantainya yang dangkal serta formasi terumbu karangnya yang unik membuatnya populer untuk snorkeling.

Keunikan lain dari tempat wista di Lombok ini adalah gradasi warna pasirnya, dari gelap ke putih.

Ombaknya relatif lembut, sehingga cocok untuk bermain perahu, berenang, atau belajar berselancar.

Pengunjung bisa menyewa perlengkapan snorkeling atau berperahu di area sekitar pantai.

Terdapat beberapa titik ideal untuk snorkeling, tetapi lokasi di depan Senggigi Resort merupakan yang paling favorit, karena ombaknya tidak terlalu keras.

Pantai Senggigi juga ideal sebagai tempat untuk melihat matahari terbenam, dengan pemandangan Gunung Agung di kejauhan.

Karena popularitasnya, Pantai Senggigi banyak dikelilingi oleh hotel dan penginapan, baik yang murah maupun mewah.

Ada juga toko oleh-oleh, warung, serta restoran di dekat pantai, sehingga pelancong tidak perlu khawatir soal kebutuhan perjalanan.

Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno

Lombok memiliki pulau-pulau kecil (gili) di area lepas pantainya, namun tiga yang paling terkenal adalah Gili Trawangan, Air, dan Meno.

Ketiga gili ini memiliki lokasi yang berdekatan, sehingga sering dijadikan tujuan wisata keliling pulau kilat (island hopping).

Gili Trawangan adalah gili terbesar, sedangkan Gili Meno adalah yang paling sepi sekaligus asri.

Gili Trawangan memiliki banyak pilihan resort, baik yang sederhana maupun mahal.

Pelancong bisa menikmati pemandangan pantai, minum di kedai pinggir pantai, menyewa sepeda, atau jalan-jalan naik delman di tempat wisata di Lombok ini.

Gili Trawangan juga kerap menjadi lokasi pesta pinggir pantai, sehingga cocok untuk pelancong yang ingin menikmati suasana resort.

Gili Meno dan Air berukuran lebih kecil serta lebih sepi bila dibandingkan dengan Gili Trawangan, tetapi Gili Air masih dihuni oleh masyarakat lokal.

Pantai di Gili Air juga tidak seramai Gili Trawangan, dan banyak dikunjungi oleh keluarga.

Area pantai di Gili Meno dan Air cocok untuk snorkeling atau menyelam.

Explore Lombok Island With Yahuii