Candi Borobudur – Magelang

Ikon wisata paling terkenal di Jawa Tengah adalah Candi Borobudur yang terletak di Magelang, tepatnya 40 km arah barat laut Yogyakarta.

Tempat wisata di Jawa Tengah ini merupakan peninggalan agama Buddha masa lampau.

Selain merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang sarat akan nilai sejarah, Borobudur juga didapuk sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia.

Di kompleks Candi Borobudur sendiri terdapat 1.460 relief dan 504 stupa yang hingga sekarang masih terjaga keasliannya. Untuk bisa menikmati jejak sejarah yang sungguh menawan ini, pengunjung hanya akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp15.000 (wisatawan domestik) dan USD20 untuk wisatawan mancanegara. Murah, kan?

Candi Prambanan – Klaten

Masih tentang objek wisata sejarah. Kali ini ada Candi Prambanan yang terletak di Klaten, tepatnya di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Anda tentu tidak asing kan dengan legenda Roro Jonggrang yang meminta Bandung Bondowoso membangun 1.000 candi dalam satu malam? Ya, Prambanan-lah jawabannya.

Ketika berkunjung ke tempat wisata di Jawa Tengah ini, Anda tidak hanya akan disuguhi dengan jejak sejarah yang eksotis, tapi juga hijaunya pepohonan yang tumbuh di sekitar area candi. Pun karena terletak di perbatasan, candi ini dikelola secara kerja sama antara DIY dan Jawa Tengah.

Candi Prambanan yang merupakan komplek candi Hindu terbesar di Indonesia pernah mengalami beberapa kali pemugaran, terutama pasca gempa Jogja pada 2006 silam.

Meski begitu, kesan asli candi yang bersejarah tetap tidak hilang dari bangunan ini.

Kota Lama – Semarang

Masih di Semarang, salah satu objek wisata menarik yang sayang untuk dilewatkan ketika berada di Kota Lumpia ini adalah Kota Lama. Kota Lama sendiri merupakan sebuah kawasan yang oleh pemerintah kolonial dulu dijadikan sebagai pusat perniagaan.

Di sini, Anda bisa menjumpai bangunan-bangunan peninggalan Belanda, seperti Gereja Blenduk, Stasiun Kereta Api Tawang, Jembatan Mberok, PT Pelni, Pabrik Rokok Praoe Lajar, Polder Air Tawang, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sedikit informasi, Kota Lama Semarang juga dijuluki sebagai The Little Netherland (Belanda Kecil), sebab konsep dan tata kelola tempat di sini sangat mirip dengan salah satu sudut kota di Belanda.

Yang menarik, Anda bisa singgah ke berbagai tempat makan yang masih sangat berbau Eropa, baik dari bangunannya maupun menu yang ditawarkan, salah satunya adalah Toko Oen yang merupakan salah satu tempat wisata kuliner di Semarang yang paling terkenal.

Menu favorit pengunjung di restoran ini adalah es krim. Kalau berada di Kota Lama, jangan lupa mampir ke tempat makan yang satu ini, ya.

Lawang Sewu – Semarang

Selain Kota Lama, Anda juga bisa menyaksikan bangunan peninggalan zaman kolonial di Lawang Sewu, Semarang. Meskipun namanya Lawang Sewu, bukan berarti bangunan ini memiliki 1.000 pintu.

Hanya saja bangunan ini memang memiliki jumlah pintu yang sangat banyak. Pada zaman dulu, Lawang Sewu dipakai sebagai kantor pusat perkeretaapian di wilayah Semarang.

Tidak heran kalau berkunjung ke sini, Anda akan melihat banyak miniatur kereta yang dipajang di meja yang dilindungi kaca-kaca.

Aura mistis seketika akan menyergap Lawang Sewu pada malam hari. Kalau Anda suka menguji nyali, cobalah datang dan jelajahi bangunan kuno ini ketika matahari sudah terbenam, dijamin bulu kuduk Anda akan merinding.

Keindahan dan keklasikan arsitektur bangunannya juga membuat tempat wisata di Jawa Tengah ini sering dijadikan latar fotografi, syuting film, dan semacamnya.

Oh ya, di depan Lawang Sewu juga terdapat Tugu Muda yang dibangun untuk mengenang pertempuran 5 hari di Semarang.

Tugu Muda juga akan lebih seru kalau dikunjungi pada malam hari. Di sekitarnya ada bangku-bangku kecil yang disediakan untuk pengunjung.

Kampung Batik Laweyan – Solo

Dari Karanganyar mari bergeser sedikit ke Surakarta, atau yang lebih akrab disebut Solo.

Ada banyak objek wisata menarik yang tak boleh dilewatkan ketika berada di sini, salah satunya adalah Kampung Batik Laweyan.

Konon, kampung ini sudah ada sejak Kerajaan Pajang memerintah di Jawa Tengah, yakni sekitar abad 16.

Selain bisa berbelanja batik Solo asli, di sini Anda juga akan disuguhi keindahan arsitektur bangunan khas Eropa yang kokoh dan megah, terlihat pada rumah-rumah yang dulunya milik para saudagar batik.

Menurut penuturan sejarah, warga kampung ini mulai membatik sejak zaman dulu lewat pitutur Kiai Ageng Henis (kakek Panembahan Senopati). Sampai sekarang, warga Kampung Laweyan masih setia dengan hobi dan pekerjaan membatik.

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat – Solo

Sama seperti di Yogyakarta, di Surakarta atau Solo juga terdapat sebuah keraton yang merupakan peninggalan raja Islam zaman dulu, namanya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Keraton ini dibangun oleh Paku Buwana II pada tahun 1744 silam dan sekarang dikelola oleh Pemerintah Kota Solo menjadi objek wisata sejarah yang ramai dikunjungi wisatawan.

Di tempat wisata di Jawa Tengah ini, Anda akan menjumpai barang-barang peninggalan keraton serta fragmen berbagai candi yang terdapat di Jawa Tengah.

Ada satu bagian di keraton tersebut yang sangat kental dengan nilai sejarah sekaligus mistis, yaitu Panggung Sanggabuwana. Konon, di tempat inilah Susuhan melakukan semedi dan bertemu dengan penguasa pantai selatan yang melegenda, Nyi Roro Kidul.

Selain dipakai sebagai objek wisata, Keraton Surakarta juga selalu menjadi lokasi aneka gelaran budaya, seperti Suranan, Sekaten, dan peringatan hari besar Islam lainnya.

Jika ingin menyaksikan kemeriahan upacara budaya di tempat ini, datanglah pada hari-hari besar Islam, seperti misalnya saat menjelang bulan Ramadan.

Wisata Kota Jawa Tengah